Lembaga Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU menggelar Festival Handai 2025 dengan tajuk “Persahabatan Jembatan Peradaban: dari Lokal ke Global” di Aula FKIP Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Kamis (13/11).
Kegiatan internasional tahun kedua ini diikuti 89 mahasiswa Internasional UMSU dari 9 negara yaitu Amerika, Inggris Thailand, Kamboja, Malaysia, Yaman, Sudan, Etiopia dam Negeria. Mereka menampilkan parade, pertunjukkan seni dan budaya.

“Ini tentu kegembiraan kita bersama dan bentuk silaturahmi bagi mahasiswa asing UMSU yang belajar Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sekarang kan udah diakui UNESCO oleh Kemendikdasmen dan kegiatan ini menjadi momen tepat untuk merayakan kesuksesan bahasa kita ke penjuru dunia,” katanya.
Dia juga menambahkan bahwa pola pembelajaran BIPA di UMSU dibuat menyenangkan dan mudah dipahami, “Mahmud ini dari Nigeria, baru dua hari belajar udah bisa berintraksi dengan bahasa Indonesia. Ini menunjukkan metode kita efektif dan menyenangkan,” ujar WR III.

“Tahun depan mudah-mudahan ada mahasiswa dari Timor Leste. Saat ini kita juga menerima mahasiswa dari Inggris, Nigeria, dan beberapa negara lainnya. Ini tentu menambah pengakuan internasional bagi UMSU,” katanya.
Dia juga menyoroti prestasi dua mahasiswa asing UMSU lolos ke Festival Handai Nasional 2025 dan dosen BIPA UMSU yang semakin diakui di tingkat global.
“Kita semakin dikenal, salah satunya karena Kepala BIPA Dr. Cut berhasil menjadi finalis pengajar BIPA internasional. Mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kita semua,” tambahnya.

Dia berharap di usia BIPA UMSU yang ketiga ini, ke depan bisa terus menjadi kekuatan bagi UMSU sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan Bahasa Indonesia di dunia.
Sebelumnya, Kepala BIPA UMSU Dr. Cut Novita Srikandi, S.S., M. Hum menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum membangun jembatan persahabatan antarbangsa melalui bahasa.
“Ini bukan sekadar pertemuan, tapi jalinan jembatan persahabatan antarnegara. Kegiatan ini mencerminkan semangat untuk mengenalkan Bahasa Indonesia ke dunia,” ujarnya.
Menurut Ketua Panitia Yulhasni, S.S., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu murni perlombaan dari berbagai negara. Kali ini hanya penampilan parade.
Rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan paradr makanan khas masing-masing negara, monolog tentang Kota Medan oleh mahasiswa Asing UMSU Asal Thailand, pembacaam puisi “Bahasa yang Menyatukan Kita” serta pertunjukan vokal.
Festival Handai BIPA UMSU tahun ini bentuk komitmen universitas dalam memperkenalkan Bahasa Indonesia ke kancah internasional melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan penuh semangat.
Turut hadir Konsulat Timur Leste di Medan, Irwan, S.E., M.M, Alliance Française Medan Ayokta Ghea Merizzkah Panjaitan, Pereakilan BIPA Universitas Alwashliyah Medan Dr. Susy Deliani, M.Hum serta jajaran Balai Bahasa Sumut.


